Aksi Pelaporan Pelecehan Seksual yang Berujung Hukuman

Aksi Pelaporan Pelecehan Seksual yang Berujung Hukuman

Aksi Pelaporan Pelecehan Seksual yang Berujung Hukuman – Berniat melakukan aksi terpuji namun berujung mendapatkan hukuman merupakan hal yang disayangkan. Hal tersebut dialami oleh wanita asal Perancis yang bernama Sandra Muller. Sandra Muller merupakan seorang jurnalis yang menggagas gerakan #MeToo. Dari gerakan yang ia lakukan, Sandra Muller justru mendapatkan hukuman dan diwajibkan untuk membayar denda yang nantinya harus diberikan kepada Eric Brion dengan tuduhan fitnah. Uang denda yang harus dibayarkan oleh Sandra berjumlah US$ 22.000. Hukuman yang diterima oleh Sandra terjadi akibat cuitan yang ia lakukan. Cuitan tersebut merupakan bentuk gerakan anti pelecehan dan reaksi dari pendapat yang dikeluarkan oleh Brion. Sandra merasa bahwa pendapat Brion merupakan bentuk pelecehan yang ditujukan kepada dirinya. Karena hal inilah, Sandra Muller memutuskan untuk melaporkan aksi pelecehan seksual yang ia terima. Namun, pelaporan pelecehan seksual yang ia alami justru berakhir dengan hukuman yang harus ia jalankan.

Pengacara Brion menjelaskan bahwa komentar yang dilakukan oleh kliennya yang dinilai kurang pantas oleh Sandra merupakan bentuk “ main mata “ yang dilakukannya pada sebuah pesta dan bukanlah sebuah pelecehan. Aksi yang dilakukan oleh Brion sendiri diakhiri dengan permintaan maaf. Pihak pengadilan yang menangani pelaporan pelecehan seksual meminta Sandra Muller untuk menghapus komentar dan ciutannya di dunia maya. Pengadilan bahkan meminta Sandra mengganti ciutannya dengan pernyataan pengadilan. Namun, Sandra merasa bahwa pengadilan hanya menyuruh korban pelecehan untuk diam saja dan memutuskan untuk melakukan banding terhadap keputusan yang dilakukan oleh pengadilan. Francis Szpiner yang berperan sebagai pengacara Sandra menyebutkan bahwa pengadilan akan mengampuni mereka yang melakukan pelecehan sebanyak satu kali. Pernyataannya tersebut merupakan bentuk protes yang dilakukan oleh Francis terhadap keputusan pengadilan. Berbeda dengan Sandra yang menolak keras dengan keputusan pengadilan, Brion justru memuji keputusan yang dilakukan oleh pengadilan.

#MeToo merupakan tagar yang dibuat sebagai bentuk kewaspadaan dan menjelaskan bahwa pelecehan seksual dapat dialami oleh setiap orang tanpa pandang bulu. Pelecehan seksual merupakan tindakan seksual yang dipaksakan kepada orang lain. Tanpa mengenal status dan pekerjaan, pelecehan seksual dapat dialami oleh siapa saja. Dalam waktu yang cukup singkat, #MeToo mendapatkan perhatian dari para pemain diseluruh dunia dan sempat viral di dunia maya. Hal tersebut membuktikan bahwa ada banyak wanita yang mengalami pelecehan seksual yang sama. #MeToo dibuat agar perbincangan yang semula hanya terfokus kepada predator dapat berubah kepada para korban. Pelecehan seksual yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu nantinya akan memberikan dampak yang luar biasa kepada para korbannya. Dengan adanya #MeToo, masyarakat diharapkan lebih terbuka terhadap pelecehan yang pernah dialaminya sehingga orang lain dapat bersikap waspada terhadap para pelaku pelecehan seksual.

Korban Tembak Masjid Perancis
Artikel Berita Blog Informasi Portal

Korban Tembak Masjid Perancis

Korban Tembak Masjid Perancis – Masjid merupakan tempat suci yang digunakan untuk beribadah. Sayangnya, ada beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan tindakan kriminal di rumah beribadah umat Islam tersebut. Pada bulan Oktober tanggal 28 lalu, insiden berdarah terjadi di area masjid Perancis. Pada kejadian naas tersebut, dua orang pria harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Menurut media setempat, seorang pria yang berusia 84 tahun dicuragai melakukan pembakaran dan penembakan di sekitar masjid. Sebelum melakukan penembakan, pria yang dicurigai sebagai pelaku penembakan melakukan pembakaran pintu masjid terlebih dahulu. Pria tersebut merasa terganggu ketika melakukan aksinya sehingga melepaskan tembakan. Setelah itu, sang terduga penembakan membakar mobil dan mencoba untuk melarikan diri. Akibat aksi penembakan yang dilakukan oleh terduga penembakan, polisi langsung melakukan pengejaran. Tersangka kemudian ditangkap di sekitar rumahnya yang berjarak 10 mil dari masjid.

Korban penembakan masjid Perancis sendiri merupakan jemaah masjid. Pada saat ditelisik lebih lanjut, tersangka merupakan kandidat pemilihan lokal untuk partai National Rally. Pada saat babak pertama pemilihan, tersangka mendapatkan 18 % suara. Fakta tersebut dikuatkan oleh Nicolas Bay yang merupakan salah satu anggota sekaligus sebagai sosok penting di National Rally. Menurutnya, tersangka merupakan kandidat yang pendapat dan idenya tidak sesuai dengan idealisme partai. Nicolas Bay bahkan menjelaskan bahwa tersangka penembakan di masjid Perancis merupakan seorang ekstremis. Tersangka penembakan bahkan telah dicopot dari daftar nama kandidat partai akibat garis dan semangat politik yang bertentangan. Kejadian penembakan di masjid Perancis mendapatkan perhatian dari presiden Perancis, Emmanuel Macron. Sang presiden mengutuk serangan penembakan masjid dan berjanji untuk memberikan perlindungan kepada warga muslim yang bermukim di Perancis. Dukungan kepada warga muslim Perancis juga datang dari Menteri Dalam Negeri, Christophe Castaner. Ia memberikan rasa solidaritasnya dengan memberikan dukungan kepada warga muslim Perancis.

Sebelum terjadinya penembakan di masjid Perancis, Macron telah bertemu dengan beberapa pemimpin muslim dan mendesak agar komunitas muslim Perancis meningkatkan perlawanan terhadap separatisme. Bulan Oktober lalu bukan satu-satunya peristiwa serangan terhadap masjid. Tahun 2007 lalu, ada sekitar 148 batu nisan yang diolesi dengan kata-kata cercaan terhadap muslim. Tidak hanya itu, di sekitar batu nisan juga diletakkan dengan sebuah kepala babi. Kepala babi bahkan ditemukan pula di pintu masuk masjid dan dilakukan oleh orang-orang anti muslim. Tahun 2015 juga menjadi tahun dimana anti muslim melakukan serangan terhadap warga di sekitar masjid. Tidak hanya tembakan, serangan terhadap masjid dapat berupa lembaran batu, granat dan bom api. Aksi kriminal tersebut tentunya memakan korban terluka yang cukup besar. Karena kejadian tersebut, pemerintah Perancis berupaya untuk memberikan perlindungan kepada warga muslim yang tinggal dan hidup di Perancis.

Kematian Mantan Presiden Perancis
Artikel Berita Blog Informasi

Kematian Mantan Presiden Perancis

Kematian Mantan Presiden Perancis – Kabar meninggalnya mantan presiden Perancis yang bernama Jacques Chirac merupakan kabar terbesar Perancis yang terjadi di tahun 2019. Kematian yang dialami oleh sang mantan presiden disiarkan oleh Majelis Nasional Perancis. Pada saat meninggal, Jacques Chirac berusia 86 tahun. Untuk menghormati kematian mantan presiden, masyarakat Perancis diharapkan untuk mengheningkan cipta bersama selama 1 menit. Sebelum sang mantan presiden meninggal dunia, ia berhasil menduduki kursi perdana menteri Perancis sebanyak dua kali. Jabatan perdana menteri yang dimiliki oleh Jacques Chirac dilakukan sebelum ia menjabat sebagai seorang presiden. Ketika Jacques Chirac lengser dari kursi presiden, ia diputuskan bersalah oleh pengadilan atas tindakan korupsi yang ia lakukan ketika menjawab sebagai walikota Perancis. Atas tindakannya tersebut, Jacques Chirac dihukum masuk penjara selama dua tahun.

Pada saat Jacques Chirac masih hidup, ia berulang kali didiagnosa menderita hilang ingatan. Kondisi tersebut dialami oleh Jacques Chirac akibat dampak dari penyakit Alzheimer yang ia derita. Selama menjabat sebagai seorang presiden sejak tahun 1995 hingga tahun 2007, Jacques Chirac merupakan sosok yang memiliki karir politik terpanjang di benua Eropa. Tidak hanya terpilih sebagai presiden sebanyak 2 kali, Jacques Chirac juga terpilih sebagai seorang perdana menteri untuk kedua kalinya. Tidak sampai di situ, Jacques Chirac juga menjabat sebagai walikota Perancis selama 18 tahun. Sebagai seorang presiden dimasa hidupnya, Jacques Chirac memiliki catatan buruk dalam kinerjanya. Tidak adanya stagnasi politik, Jacques Chirac juga meninggalkan sejumlah hutang ketika keluar dari negara Perancis. Pengangguran dan ketidaksetaraan menjadi catatan hitam lainnya yang dimiliki oleh Jacques Chirac ketika ia menjabat sebagai seorang presiden Perancis. Meskipun memiliki catatan buruk semasa menjadi seorang presiden, Jacques Chirac merupakan sosok politikus favorit warga Perancis.

Kabar duka meninggalnya Jacques Chirac diungkapkan oleh sang menantu yang bernama Frederic Salat Baroux. Jacques Chirac meninggal dengan dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya. Sang menantu tidak menjelaskan alasan mengapa Jacques Chirac menutup usianya. Semasa hidup, Jacques Chirac telah menderita beberapa jenis penyakit yang sering kambuh pada saat-saat tertentu. Tidak hanya dikenal sebagai seorang politikus yang handal, Jacques Chirac dikenal akibat pertentangannya melakukan invasi terhadap Irak. Sikap yang ia lakukan merupakan sikap yang bersinggungan dengan pemerintah Amerika. Jacques Chirac dikenal pula sebagai presiden yang terlibat dalam peristiwa Holocaust. Sebagai tokoh politisi favorit, Jacques Chirac dikenal sebagai presiden yang mendukung PBB sebagai penyeimbang dominasi Amerika Serikat akan dunia. Sebelum kabar meninggal dunianya Jacques Chirac tersebar, sang mantan presiden dikabarkan pernah menjalani perawatan setiap minggunya di rumah sakit. Ia bahkan harus dipasangi oleh alat pemicu jantung pada tahun 2008 akibat penyakit yang ia alami.

Keindahan Destinasi Wisata Perancis yang Diwakili oleh Sebuah Lebah
Artikel Berita Blog Informasi

Keindahan Destinasi Wisata Perancis yang Diwakili oleh Sebuah Lebah

Keindahan Destinasi Wisata Perancis yang Diwakili oleh Sebuah Lebah – Di dalam mengenalkan keindahan destinasi wisatanya, setiap negara memiliki caranya tersendiri dan berbeda dengan negara lainnya. Hal tersebut dilakukan pula oleh salah satu negara di Eropa, yakni Perancis. Perancis menggunakan seekor lebah yang digunakan sebagai influencer. Lebah tersebut dikenalkan dengan nama B dan telah dibuatkan sebuah akun Instagram oleh pemerintah setempat. Dengan adanya lebah bernama B ini, kita disadarkan bahwa manusia bukanlah satu-satunya sosok yang dapat menjadi influencer. Jika diperhatikan dengan baik, lebah B dijadikan ikon yayasan asal Perancis yang bernama Bee Fund. Yayasan ini bekerja untuk menyelamatkan jumlah besar populasi lebah yang jumlah kian menurun setiap waktunya. Akun Instagram lebah B ini dikendalikan sepenuhnya oleh manusia. Pendapatkan iklan yang diterima oleh akun nantinya akan disumbangkan kepada yayasan Bee Fund dan akan diberikan kepada wilayah yang membutuhkan bantuan.

Perkembangan zaman yang terus berubah setiap waktunya tidak hanya memberikan dampak bagi kehidupan manusia saja melainkan berdampak pula bagi populasi lebah. Di Perancis, 30 % populasi menghilang tanpa adanya sebab setiap tahunnya. Kondisi inilah yang menyebabkan sosok lebah digunakan sebagai influencer. Tujuannya adalah mengingatkan kepada manusia bahwa lebah memiliki peranan yang sangat penting bagi dunia. Hingga kini, Instagram lebah B telah diikuti lebih dari 120.000 pengikut. Di dalam bio Instagram lebah B, lebah B meminta kepada penduduk Perancis dan sekitarnya untuk mengikuti akun sehingga ada banyak dana yang nantinya dapat digunakan untuk menyelamatkan populasi lebah. Meskipun merupakan karakter buatan, totalitas lebah B tidak main-main. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai foto yang disebarkan oleh akun Instagram situs judi bola. Ada banyak foto lebah B yang berfoto layaknya manusia nyata dan dibuat dengan pertimbangan yang matang.

Ketika kita memperhatikannya dengan seksama, ada banyak foto lebah B dengan pose yang beragam. Ada foto lebah B yang mengenakan topi yang latar belakangnya bangunan berwarna warni, pose bersantai pada saat berada di pantai, lebah B yang bermain ayunan dan lebah B yang berpose membaca. Tidak sampai di situ, foto-foto yang melibatkan lebah B dibuat dengan proses pengeditan cahaya dan latar yang beragam. Lebah B dibuat layaknya traveler yang berjalan-jalan dan mengunjungi beragam lokasi wisata yang ada di Perancis. Dari pose lebah B yang seolah-olah mengunjungi destinasi wisata di Perancis, destinasi wisata Perancis seolah-olah diwakili oleh sebuah lebah. Dari Instagram lebah B pula, masyarakat dapat mengenal beragam destinasi wisata Perancis yang beragam. Masyarakat dapat melihat keindahan yang ditawarkan oleh destinasi wisata yang ada di Perancis. Masyarakat setidaknya dapat mengetahui gambaran keindahan dan pesona destinasi wisata Perancis yang dilakukan oleh lebah B.

Pembunuhan dan Mutilasi Rekan Kerja Wanita Perancis
Artikel Berita Blog Informasi Portal

Pembunuhan dan Mutilasi Rekan Kerja Wanita Perancis

Pembunuhan dan Mutilasi Rekan Kerja Wanita Perancis – Aksi keji dapat terjadi di berbagai negara, salah satunya adalah Perancis. Sophie Masala merupakan seorang wanita Perancis yang dituduh telah melakukan pembunuhan terhadap rekan kerjanya yang bernama Maryline Planche. Tidak hanya melakukan pembunuhan, Shophie juga memotong bagian tubuh korban dan membuangnya di sebuah kanal yang berada di Perancis. Ketika Sophie datang ke persidangan dengan mengenakan setelan berwarna hitam, ia mengaku telah membunuh rekan kerjanya tanpa kesengajaan. Meskipun merupakan berita terbaru, pembunuhan yang dilakukan oleh Sophie ternyata merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 2016 lalu. Peristiwa pembunuhan tersebut akan menghasilkan keputuhan pada bukan Oktober 2019. Jika Sophie terbukti telah melakukan pembunuhan, ia nantinya akan dikenakan hukuman seumur hidup. Keputusan akan diberikan pada tanggal 25 Oktober 2019 kemudian.

Dari hasil laporan yang dilakukan oleh kepolisian setempat, Sophie Masala mengunjungi sang rekan kerja di apartemennya yang berlokasi di Toulouse. Pertemuan kedua rekan kerja tersebut membuahkan pertengkaran yang cukup besar yang menyebabkan amarah Sophine Masala berkobar. Amarah yang dirasakan oleh Sophie dilampiaskan dengan cara memukul kepala korban dengan menggunakan botol berisikan anggur. Pada saat itu, botol anggur masih berada dalam kondisi yang penuh. Setelah melakukan pemukulan, Sophie kemudian memutuskan untuk pergi meninggalkan apartemen Maryline Planche. Ia pergi menuju ke tempat tinggal dimana suami dan anaknya tinggal. Beberapa hari kemudian, Sophie mendatangi apartemen Maryline kembali dengan membawa pisau keramik dan sebuah gergaji. Kedua benda tajam tersebut diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan dan mutilasi jasad korban. Bagian tubuh korban dikabarkan ditemukan di dalam tas dan dibuang ke kanal sedangkan bagian kepala korban dimasukkan ke dalam ransel. Saudari Maryline Planche melaporkan orang hilang kepada pihak kepolisian Perancis. Dua hari berselang, pejalan kaki menemukan tubuh manusia yang terpotong di kanal du Midi. Polisi kemudian mengumpulkan bagian tubuh yang terpotong ke dalam 5 buah kantung sampah. Proses pengumpulan bagian tubuh yang dilakukan oleh kepolisian membuat proses identifikasi korban dapat dilakukan.

Kejadian yang menewaskan Maryline Planche membuat jaksa menuntut tersangka hukuman seumur hidup. Keputusan tersebut terjadi lantaran pelaku menumbuhkan kebencian kepada korban akibat kecemburuan profesi. Maryline telah bekerja di layanan penyandang disabilitas selama bertahun-tahun sedangkan Sophie merupakan pekerja baru yang bekerja di tempat pelayanan yang sama. Sophie Masala selalu memberikan bantahan bahwa ia melakukan pembunuhan dengan sengaja. Pengacara korban menjelaskan bahwa peristiwa pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh Sophie merupakan peristiwa yang mengerikan dan tidak manusiawi. Psikiater yang menangani kejiawaan Sophie menjelaskan bahwa Sophie memiliki mental yang baik dan layak untuk diadili. Peristiwa pembunuhan ini menambah daftar kejahatan yang terjadi di Perancis.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!